Posts

Showing posts from October, 2016

Mengapa Kita Selalu Merasa Kurang Rezeki?

Image
Gak pernah merasa cukup.Itulah sifat dasar kebanyakan manusia, selalu merasa kurang, merasa tak cukup, merasa rezekinya tak sepadan dengan usahanya. Apakah salah? Sebenarnya tidak juga. Bagus jika punya sikap gak gampang berpuas diri, kalo terkait dengan prestasi, tapi jika terkait dengan rezeki, itu bisa bikin stres lho..Terima dikit kesal, kalo terima dikit banget...merana. Karena kita seneng kalo diberi banyak. Banyak rezeki bikin happy, bikin senang dan bikin hati melonjak. Sementara kalo kita ngukur pake kuantitas ukuran banyak itu sangat relatif. Karena ada keserakahan dalam diri setiap manusia. Udah punya tapi masih pengen yang lebih lagi, begitu terus menerus. Akhirnya gak pernah ngerasa cukup, selalu merasa kurang..
Kurang apa coba Allah sama kita?Coba kita hitung dulu rezeki Allah yang satu ini.Bisa melihat. Coba kalo mata kita diambil, dunia bakal terasa gelap suram dan gak bisa melihat warna warni dunia yang indah.Bisa mendengar. Coba kalo pendengaran kita bermasalah, gak b…

Haters itu Rezeki Buat Kita.

Image
Tauziah AA GymLama tak muncul di TV K.H Abdullah Gymnastiar alias AA Gym menyampaikan tauziah singkat di Acara Hitam Putih yang dipandu oleh pesulap Deddy Corbuzier, beberapa waktu lalu. Banyak hal dibicarakan termasuk soal haters. Jangan salah ya.. ternyata haters itu rezeki buat kita lho ! Kok bisa? Ini beberapa rangkuman yang bisa saya tuliskan di sini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua..
Bagaimana menyikapi maraknya padepokan yang memanfaatkan agama sebagai kedok..?Menurut AA Gym masyarakat sekarang ini sedang sakit, bukan hanya sakit lahir tapi juga sakit qalbu. Karena ada penyakit dalam hati akhirnya jadi kurang jernih dalam berpikir. Mudah simpati, mudah tergiur, mudah kagum, sehingga kejernihan berpikirnya jadinya kurang. 
Ketenangan tak mungkin hadir dengan cara-cara seperti itu..mencari figur tertentu untuk dikagumi boleh, tapi jangan sampai mengkultuskan.. Banyaknya padepokan yang muncul karena masyarakat ingin menyembuhkan qalbunya dengan melihat figur pemimpinnya..Pada…

Menarik Rezeki Dengan Pikiran.

Image
Berdayakan Pikiran Anda !Saya tak ingin membahas tentang telepati, kekuatan supranatural, sulap atau hipnotis karena terus terang saya gak punya ilmunya.. Yang saya ingin bahas adalah bagaimana kita memberdayakan pikiran agar memberi manfaat bagi kita. Semua orang dikaruniai akal. Mereka, anda dan saya tiap hari mikir. Pikirannya juga macam-macam. Ada yang mikir buat bayar kontrakan, ada yang mikir gimana caranya dapetin jodoh yang baik, ada yang nyari akal gimana gak dimarahin bos, ada yang pontang panting mikir gimana dapetin narkoba buat memenuhi rasa kecanduannya. Ya.. 1001 pikiran menghiasi hari-hari kita setiap hari.Permasalahannya sebenarnya gimana memberdayakan pikiran? Ya kudu mikir yang baik-baik alias berpikir positif, jauhi prasangka, jauhi dendam, jauhi pikiran negatif.. Karena pikiran negatif itu melemahkan, bukan hanya kehidupan anda tapi juga rezeki anda.. (baca : berbaik sangkalah pada Allah maka rezeki akan menghampiri).
Gimana ceritanya pikiran negatif bisa melemahka…

Bisakah Rezeki Digandakan?

Image
Fenomena penipuan yang marak.Tulisan pertama saya di bulan Oktober ini turut menyoroti kasus seseorang yang ditengarai melakukan penipuan pada masyarakat dengan mengatakan bisa menggandakan uang. Berita ini sekarang ramai di koran dan hampir tiap hari jadi pembahasan di TV, media sosial, warung kopi. Saya tidak akan membahas soal siapa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, karena terus terang saya gak kenal. Saya juga gak pengen ikut-ikutan menjudge, menilai hanya karena berita-berita yang disajikan media. Karena gak ada gunanya menjudge orang. Buat apa kita ikut-ikutan menghujatnya? Kasusnya toh sudah masuk ranah hukum, biar deh penegak hukum yang menyelesaikannya..Yang lebih penting bagi saya adalah kita sebagai pribadi, bagaimana harusnya menyikapi hal ini. Penipuan mah dari dulu juga ada. Pelakunya ada di mana-mana dan sialnya banyak orang yang dengan mudah jadi korban penipuan sampai kerugiannya pun tak sedikit.Mengapa kita? Karena satu-satunya yang bisa kita kendalikan adalah diri kita. B…