Posts

Showing posts from August, 2018

Gak Usah Usaha Deh, Rezeki Pasti Datang!

Image
ARTIKEL KE 819   Rezeki Pasti Datang!   Manusia punya kebebasan memilih. Jiwanya selalu mencari tujuan dalam hidup ini dan berusaha untuk melakukan yang benar dan menghindari yang salah. Ini adalah fitrah, udah built-in, udah ada di dalam diri sejak kita lahir. Makanya kalo kita melakukan maksiat/hal yang salah, nurani kita bakal menjerit, STOP! Manusia akan terus berusaha melakukan sesuatu untuk bikin hidupnya berarti. Hal inilah yang membedakan manusia dari hewan. Hewan juga berusaha, seperti burung keluar dari sarangnya dan terbang mencari makan, ular naik ke atas pohon untuk mencari mangsa, singa berlari sekuat tenaga mengejar rusa yang ada di depannya. Bedanya fitrahnya hewan hanya sampai di situ, usaha buat nyari makan biar survive.
Nah kita, kalo gak berusaha, malas-malasan....gak keluar mencari rezekinya ya kalah dengan hewan. Trus kalo berusaha hanya untuk bertahan hidup, babi hutan juga hidup, begitu kata Buya Hamka, gak ubahnya sama hewan..
Kita harus lebih dari hewan, mengeja…

Jurusan yang Diminati atau yang Diminati Pasar Kerja?

Image
ARTIKEL KE 818   Bingung Menentukan Jurusan  Jurusan di sini bukan jurusan menuju ke suatu tempat misalnya BLOK M, Tanah Abang, kalo di Makassar ada Jurusan Sentral - Daya ya, tapi jurusan saat kuliah. Yup, tahun ajaran baru telah dimulai dan mahasiswa/siswa baru mulai berdatangan dan siap berjibaku dengan urusan masa depan. Saya sering membahas hal ini di blog lancarrezeki.blogspot.com ini, karena menurut saya ini terkait dengan rezeki seseorang. Meski setiap orang telah dijamin rezekinya oleh Allah SWT, tapi untul meraihnya tetap diperlukan ikhtiar. Dan memilih jurusan yang tepat saat sekolah/kuliah adalah salah satu ikhtiarnya.. Meskipun salah jurusan bukan berarti kiamat, karenanya artikel ini saya pikir belum terlambat untuk dibagi...

Saya bisa memahami kegalauan kalian, para mahasiswa/siswa baru dan pertanyaan ini bagus dan sangat wajar untuk ditanyakan. Kuliah di mana, fakultas apa, jurusan apa, SMK atau SMA, sekolah atau kuliahnya gimana biar selesai dapat kerja?
Jika dihadapkan p…

Saldo Harta Kita akan Dikembalikan

Image
ARTIKEL KE 817   Harta kita itu adalah apa yang kita bagikan ...  Mungkin belum banyak yang paham akan hal ini kalo harta kita yang sesungguhnya adalah yang kita bagi ke orang lain. Kalau yang kita simpan itu justru harta orang lain ...Karena saat kita meninggalkan dunia ini, harta itu akan langsung berpindah tangan kepada ahli waris dan tidak bermanfaat untuk yang meninggal ...  Padahal seumur hidup kita kerja keras, banting tulang mengumpulkan harta yang ternyata tak bermanfaat bagi kita lagi.

Meninggal itu ternyata tidak membawa apa-apa ... Hanya selembar kain kafan berlapis tiga dengan diikat tali ...kain kafan polos yang murah, teksturnya kasar dan jauh dari kemewahan. Itulah pembalut tubuh kita menghadapNYA. Kain kafan yang :  Tidak memiliki kantung untuk menaruh uang apalagi ATM yang dipersiapkan untuk memberi tips malaikat ... (biar diringankan siksa dan didahulukan masuk surga - seperti layaknya di dunia yang selembar rupiah bisa mempermudah urusan)   Tak ada kantung untuk menye…

Sepele tapi Berat Timbangannya

Image
ARTIKEL KE 816  AMAL RINGAN TAPI BERAT DALAM TIMBANGAN   Siapa yang tak ingin rezeki masuk surga? Semua ingin mendapatkan berkah itu. Surga adalah rezeki dan nikmat terbesar yang diberi pada seorang hamba, karena sifatnya kekal abadi, tak fana seperti rezeki yang diberi di dunia ini.  Tapi untuk mendapatkannya ada syarat dan ketentuannya, kalo kita tak penuhi artinya kita tak pantas untuk mendapatkannya. Memasukkan seseorang ke surga adalah hak prerogatif Allah yang tak bisa diganggu gugat. Karenanya berusahalah untuk mendapatkan ridha Allah SWT agar kita masuk salah satu kandidat penghuni surgaNYA. Amin YRA..


Salah satu upaya mendapatkan ridhaNYA adalah lewat "kelakuan baik" melalui amalan-amalan yang pahalanya luar biasa. Berikut adalah beberapa amalan yang kelihatannya sepele tapi penuh makna, diantaranya :
DZIKIR Rasulullah ﷺ  bersabda: “Dua kalimat yang ringan di lidah tetapi berat dalam timbangan dan sangat disukai Allah  yaitu: ﺴﺒﺤﺎﻥ ﺍﷲ ﻭﺒﺤﻤﺩﻩ ﺴﺒﺤﺎﻥ ﺍﷲ ﺍﻠﻌﻅﻴﻡ‘                …

Kisah Surga Dunia yang Patut Diteladani

Image
ARTIKEL KE 815  SALAH SATU SUDUT SURGA  Wanita berhijab itu dipanggilnya umi Wati. Isteri dari seorang buruh bangunan. Tinggal dirumah kontrakan yang ia sewa 500 ribu/bulan. Dibelakang rumah kontrakannya ada tanah ukuran empat meter persegi yang ia tanami cabai, dan beberapa sayuran. Tidak banyak yang tahu kalo umi Wati seorang hafidzah. Ia memiliki 5 orang anak dan sekarang sedang mengandung anak yang ke-6. Sudah banyak bidan yang menyuruhnya berhenti hamil, gunakan kontrasepsi ! Namun bagi umi Wati anak adalah rezeki, dan namanya rezeki tidak boleh di stop.  Adalah kebanggaan, Allah berkenan menganugerahi amanah anak-anak yang banyak padanya...

Di rumah kontrakannya yang sederhana tidak ada TV, tidak ada kulkas dan tidak ada kipas angin. Saat saya mendatangi rumahnya, banyak makanan yang ia suguhkan. Dari kue kering, bolu (kue basah), sampai bakso ikan pun keluar. Anak-anaknyapun sehat-sehat. Tidak ada tanda-tanda anak kurang gizi. Anak pertamanya berusia 16 tahun sudah hafidz, Anak ke-…

Harta dan Tahtamu Bukan Bukti Cinta Allah padamu

Image
ARTIKEL KE 814  Hartamu, Jabatanmu, Bukan Bukti ALLAH Mencintaimu !  
Kadang-kadang orang menganggap bahwa harta dan jabatan adalah bukti  cinta ALLAH Ta'ala kepada seorang hamba. Bila ia kaya, banyak rezekinya, bila jabatannya tinggi, posisinya bagus, "tempat basah", tahta di tangan kanannya, tongkat komando di tangan kirinya, semua adalah tanda cinta ALLAH kepadanya.




Padahal ALLAH menyebutkan dalam firman-NYA,

“Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya.”
(QS. Al-Mu’minun [23] : 55) Sekali lagi Tidak!

Tolok ukur kecintaan ALLAH Ta'ala bukanlah harta dan bukan pula tahta.
Mari kita belajar dari sejarah, dari kisah-kisah di masa lalu.. ...Ingatkah anda, ALLAH memberikan harta berlimpah kepada Qarun, padahal ALLAH  tidak mencintai Qarun ang akhir kisahnya kita semua tahu dia tenggelam ditelan bumi beserta semua harta yang diba…

Bolehkah Berharap Keberuntungan?

Image
ARTIKEL KE 813  Apakah kita butuh keberuntungan dalam hidup?  Saya pernah menulis artikel berjudul seberapa beruntung dan sialkah rezeki anda?Artikel ini membahas tentang keberuntungan dan kesialan yang diyakini orang pada rezekinya. Artikel kali ini saya lebih fokus pada keberuntungan. Bolehkah berharap keberuntungan pada rezeki kita atau apakah kita butuh keberuntungan dalam hidup?


Ada orang yang meyakini kalo keberuntungan sangatlah berarti dikarenakan ada ungkapan seperti di bawah ini:
orang bodoh akan dikalahkan oleh orang pintar, dan orang pintar akan dikalahkan oleh orang beruntung. 
Begitu pentingkah keberuntungan itu?

baca : betulkah sial bisa dibuang?

Jika keberuntungan itu sangat berarti bolehkah kita berharap selalu beruntung agar hidup kita lebih mudah dan lebih nyaman? Kan enak jika segala upaya selalu berhasil hanya karena angin keberuntungan lagi berada di atas kita. Istilah jaman now, lagi di atas angin. Tapi yang perlu diketahui keberuntungan merupakan sesuatu yang tidak …

Rezeki dari Undian kok Cepat Habis?

Image
ARTIKEL KE 812  Mengapa pemenang lotere uangnya cepat habis?Sering nelihat fenomena ini gak, teman, tetangga bahkan mungkin keluarga yang kedengaran menang undian dengan jumlah uang yang fantastis kembali jatuh miskin seperti keadaannya semula? Mengapa bisa begitu? Bukankah tadinya dia pegang banyak uang? Kok bisa cepat habis, apa uangnya gak berkah?


Mereka tidak terbiasa memiliki banyak uang.
Coba aja perhatikan kebanyakan pemenang lotere biasanya memiliki latar belakang ekonomi menengah ke bawah yang memiliki banyak waktu luang. Bagi mereka yang sibuk mencari rezeki tak ada waktu untuk membuang-buang duit yang berharga untuk membeli lotere dengan kemungkinan menang yang sangat kecil.
Bagi orang hidup berkekurangan, mereka terbiasa menghabiskan semua penghasilan mereka untuk sekedar bertahan hidup. Menabung, apalagi investasi, adalah hal terakhir yang ada di pikiran mereka ketika untuk makan saja sudah pas-pasan, hanya cukup untuk membeli kebutuhan yang apa adanya dari hari ke hari.


baca :…

Gak Bahagia Karena Jebakan Angka

Image
ARTIKEL KE 811  Hati-hati dengan angka  Baru aja saya menonton video yang memberikan banyak inspirasi pagi ini... Soal angka dan kebahagiaan.. Bayangkan kamu punya nomor rekening bank
Dan tiap hari karena lagi baik hati saya transfer 100 ribu ke rekening itu secara gratis..
Pertama kali dapet transferan situ pasti seneng dong, wong gratis... Hari kedua kurleb sama. Siapa yang gak happy dapat rezeki nomplok 100 ribu tiap harinya. Tapi hari ketiga rasa senengnya mungkin udah mulai berkurang...
Kamu ngarep lebih..alih-alih 100 ribu setiap hari kamu maunya sejuta masuk ke rekening karena kamu bakalan ngerasa lebih happy kalo dapat rezeki sejuta sehari tanpa ngelakuin apa-apa. Begitu yang sejuta itu masuk, uang yang 100 ribu tadi jadi gak berarti lagi, jadi hilang nilainya karena dapat yang lebih banyak jumlahnya.
Inilah yang disebut sebagai jebakan angka, yang bikin kita semua, kamu dan saya terperosok dalam-dalam, sampe susah keluar...

Jebakan angka gak ada kaitannya dengan rezeki, dengan duit,…