Posts

Featured post

Yang Aku Takut

Image
ARTIKEL KE 774  RENUNGAN HARI INI ....._Yang aku takut_
hatiku kian menggeras dan sulit menerima nasehat
namun sangat pandai menasehati. *_Yang aku takut_*
aku merasa paling benar
sehingga merendahkan yang lain*. (baca : move on lah pada Allah SWT)

*_Yang aku takut_*
egoku terlalu tinggi
hingga merasa paling baik diantara yang lain*. *_Yang aku takut_*
aku lupa bercermin  namun ibuk berprasangka buruk kepada yang lain*. *_Yang aku takut_*
ilmuku akan membuatku  menjadi sombong memandang yang berbeda denganku*. (baca : membunuh ksombongan)
*_Yang aku takut_*
lidahku makin lincah membicarakan aib saudaraku namun
lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi_. *_Yang aku takut aku hanya hebat dalam berkata namun
buruk dalam bertindak *_Yang aku takut_*
aku hanya pintar dalam berdakwah namun
sulit untuk mentaati *_Yang aku takut_*
aku hanya cerdas dalam mengkritik
namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri_* (baca : betulkah sial bisa dibuang?)
*_Yang aku takut_*
aku membenci dosa …

Mati Sebelum Waktunya

Image
ARTIKEL KE 773  MATI SEBELUM WAKTUNYA Kita mengalami kematian
bukan hanya saat ruh melepas dari jasad.
Bukan hanya saat jasad terkulai
tanpa daya dan upaya...


Kita sesungguhnya telah mati:
Saat hari-hari dunia kita tak ada yang berubah.
Saat harimu detik ini sama saja dengan kemarin.
Ketika engkau esok hari,
tidak ada bedanya dengan engkau hari ini.
(baca : lahir dan mati itu serupa)

Kita sesungguhnya telah mati:
Saat kita berhenti menjadi lebih baik.
Saat tidak ada yang bertambah dalam hidupmu:
Selain umur dan berat badanmu! Ibrahim al-Harby bertutur tentang gurunya,
Imam Ahmad bin Hanbal –rahimahuLlah-:
“Aku telah menyertainya selama 20 tahun,
melintasi siang dan malam,
melewati musim panas dan dingin,
Dan selalu saja aku temui ia hari ini
lebih baik dari hari yang kemarin...” Duhai, betapa bercahayanya hidup itu!
Grafik kebaikannya terus membubung tinggi
di perjalanan 20 tahun yang indah... (baca : penyeru kebaikan itu berat)

Bagaimana denganku dan denganmu?
Apa kabar jejak kebaikan kita

Jawaban Doa Kita

Image
ARTIKEL KE 772   TIADA RUGI BERDOA   Doa.. Sebuah aktivitas yang mungkin saja rutin kita lakukan sehingga kita melakukannya secara otomatis tanpa mengerti makna dari doa yang kita panjatkan. Karena doa hanya kita komat kamitkan saja seperti menghapal mantra (baca : doa hebat untuk rezeki itu caranya gini). Wajarlah jika doa kita tak terjawab... Wong niatnya bukan berdoa tapi sekedar komat kamit gak jelas.. Belum lagi mengaminkan doa orang lain, yang juga gak paham dia doanya tentang apa? Main bilang amin..amin... aja... Doa mbok yang bener... Apalagi doa minta rezeki... (baca : cara agar doa menjadi senjata efektif penarik rezeki)

Bicara soal doa... Suatu kali seorang Ayah ditanya oleh anaknya: "Mengapa Ayah selalu rajin berdoa padahal keadaan ekonomi kita tetap biasa saja? Apa yang Ayah dapatkan dgn seringnya Ayah berdoa secara teratur kepada Allah ?". Sang Ayah menjawab: "Tidak ada yg Ayah dapat, malah Ayah banyak kehilangan; tetapi ....... Ayah akan beritahu kepadamu Nak, apa-ap…

Berislamlah Seperti Islamnya Rasulullah SAW

Image
ARTIKEL KE 771  
Tulisan KH. MUSTOFA BISRI             Saya kadang merasa aneh melihat saudara saya umat Islam yang memiliki sifat seperti anak-anak, ingin menang sendiri, mudah marah dan memaksakan kehendaknya agar orang lain sama dengan dirinya... Padahal Alquran sudah mengatakan untuk Berbuat Adil karena itu bisa mendekatkan kepada ketaqwaan....



Tapi begitulah sifat anak-anak kadang tidak bisa menerima nasehat yang baik sekalipun untuk dirinya sendiri *Atheis dimusuhi karena tidak bertuhan.*                      
*Bertuhan dimusuhi karena tuhannya beda*              
*Tuhannya sama dimusuhi karena nabinya beda*                *Nabinya sama dimusuhi karena alirannya beda.*            
*Alirannya sama dimusuhi karena pendapatnya beda*.   *Pendapatnya sama dimusuhi karena partainya beda.* *Partainya sama dimusuhi karena pendapatannya beda.* Apa kamu mau hidup sendirian di muka bumi untuk memuaskan nafsu keserakahan?. Kau tahu apa yang dilakukan Sayyidul Wujud Muhammad SAW pada seor…

Jangan Menunda Kebaikan

Image
ARTIKEL KE 770  NASIHAT TERINDAH...Nasihat terindah itu bernama:
Kematian... Ia menasihatimu:
Bahwa ia datang tanpa permisi.
Meski tanda-tandanya selalu sampai. Ia menasihatimu:
Bahwa ia hadir tak kenal usia.
Yang tua dinanti kepergiannya,
Ternyata yang muda pergi mendahului.
Yang sakit disangka tak lama lagi,
Ternyata yang sehat beranjak pergi. (baca : pesan AA Gym untuk para Jelita dan Lolita)

Ia menasihatimu:
Jangan pernah menunda jejak keshalehanmu!
Jika miskin, jangan menunggu kaya untuk bersedekah.
Jika sibuk, jangan menunggu lapang untuk beribadah.
Jika muda, jangan menanti tua untuk bertaubat. Ukirlah jejak-jejak kebajikan yang abadimu:
Di saat engkau miskin ataupun kaya.
Di saat engkau sibuk ataupun lapang.
Di saat engkau muda maupun renta.
Di saat engkau susah maupun bahagia. Jangan, dan jangan pernah menunda:
Sekecil apapun jejak kebaikan yang dapat kau ukir,
Ukirlah sekarang juga!
Sebab nanti belum tentu ada... (Baca : saling mendukung dalam kebaikan)
Dan...
Jika tak mampu kau uki…

Terhalangi dari Kebaikan

Image
ARTIKEL KE 769  SIKAP BIJAK MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL  
_Antusiasmu terhadap medsos adalah sesuatu yang baik, namun waspadalah jangan sampai antusias ini menjadi pintu menuju kerugian seperti berikut


Engkau terhalangi dari kebaikan jika engkau menghabiskan sekian jam setiap hari untuk membuka medsos, namun engkau tidak menyisihkan waktu walaupun hanya seperempat dari waktu ini untuk menghafal al-Qur'an atau membacanya
Engkau terhalangi dari kebaikan jika ketika engkau bangun tidur pertama kali yang engkau lakukan adalah membaca berita di telepon genggammu, namun engkau tidak bersegera membaca zikir bangun tidur, atau dzikir pagi, dzikir petang, dan zikir-zikir lainnya yang riwayatnya shahih dalam as-Sunnah,  padahal itu merupakan benteng kokoh bagi seorang muslim dengan seizin Allah
Engkau terhalangi dari kebaikan jika engkau membaca ratusan artikel yang disebar setiap hari, namun engkau tidak mengkhususkan waktu untuk membaca sebuah kitab yang berisi ilmu-ilmu syari'at, atau untuk …

Kanker Ternyata Tak Perlu Diobati

Image
ARTIKEL KE 768  LAYAK DIRENUNGKAN.  Tulisan ini sangat layak untuk direnungkan terutama bagi anda yang sedang berjuang melawan kanker.. Makoto Kondo, ahli kanker terkenal di Jepang yang merupakan dosen radiologi di Keio University, memiliki pengalaman lebih dari 40 tahunn praktek kedokteran, dia berani menyatakan pandangan medis yang tidak berani diungkapkan dokter-dokter lain. Ia lulusan Fakultas Kedokteran dari Universitas Keio, Jepang, kemudian melanjutkan studi di Amerika Serikat dan meraih gelar doktor. Prestasinya mndapatkan penghargaan "Kikuchi Kan ke-60” pada tahun 2012 (yang diberikan pada tokoh yang berkontribusi besar terhadap budaya Jepang).



Berikut beberapa pendapatnya tentang kanker:
1. Yang menakutkan itu bukan kankernya, tetapi “pengobatannya”. Mengapa ada orang yang semula energik, lantas menjadi lemah setelah terserang kanker ? Hal ini karena mereka telah menjalani proses “pengobatan kanker”. Selama “tidak mengobati kanker”, maka penderita bisa menjaga pikirannya sec…