4 Alasan Mengapa Ujian Itu Rezeki Bagi Orang yang Beriman

Hidup terasa sulit, rezeki seret, senantiasa ditimpa kemalangan, hati-hati bisa saja itu azab atau mungkin ujian dari Allah. Azab hanya diberi pada pendosa sementara ujian diberikan pada orang beriman. Anak-anak yang mau naik kelas atau mau masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya harus menempuh ujian. Mengapa? Karena ujianlah yang menjadi tolak ukur seorang anak memahami pelajaran, mengerti apa yang diajarkan, dibuktikan dengan tingginya nilai ujiannya.

ujian

Mengapa Allah harus menguji hambanya?

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan "Kami telah beriman " sedang  mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Q.S. Al Ankabut : 2).

Allah tidak begitu saja percaya jika seseorang mengatakan kami telah beriman. Dari ayat di atas Allah menguji seseorang dengan untuk mengetahui pembuktian pengakuan kebenaran iman mereka. Dan ujian ini tidak hanya kita yang hidup di abad modern ini yang diuji, bahkan orang-orang terdahulu pun juga diuji. Seperti ujian berat yang diterima oleh Nabiyullah Ibrahim yang diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih anak semata wayang dan permata hatinya Ismail. Nabiyullah Ismail pun dengan rela menerima perintah Allah lewat bapaknya bahkan dia yang memotivasi bapaknya agar jangan ragu-ragu melaksanakan perintah Allah, meskipun ia harus kehilangan nyawanya. Karena mereka berdua bersabar dan tidak ragu-ragu menjalankan perintahNya, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba.

Allah menguji manusia dengan apa?

"Dan kami pasti menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira pada mereka yang bersabar" (Q.S. Al Baqarah : 155).
Di ayat yang lain juga Allah berfirman "dan sungguh kami benar-benar akan menguji kamu sekalian sehingga Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu (Q.S.Muhammad : 31).
  • Allah menguji manusia dengan sedikit ketakutan. .
  • Allah menguji dengan kelaparan; 
  • Juga kekurangan harta;
  • Kekurangan jiwa;
  • Kemudian kekurangan buah-buahan
Kabar gembira hanya diberikan oleh orang yang sabar. Bahkan Nabi dan Rasul itu jauh lebih berat ujiannya dan mereka semua bisa melaluinya dengan baik, dengan benteng kesabaran dan tawakkal pada Ilahi.

Mengapa ujian itu rezeki bagi orang beriman ?

Karena melalui ujian, manusia mendapatkan hal yang lebih baik dari Allah Azza Wajalla. Semua harus disyukuri, termasuk ujian yang datang menerpa hidup kita. Ujian itu rezeki bagi anak manusia karena melalui ujian kita: 
  1. mengharapkan pahala yang lebih baik. Kalau diberi ujian berupa rumah yang terbakar, pada awalnya orang yang beriman akan merasa menderita, melihat harta bendanya ludes dilalap si jago merah, tapi keyakinannya pada Allah menariknya kembali ke kesadaran bahwa ia akan beroleh pahala yang banyak jika mau mengikhlaskan miliknya. Nyawapun bukan kita punya, jika Allah si Empunya meminta nyawa kita maka kita harus merelakannya.
  2. hidup berhiaskan kesabaran. "hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas (Q.S. Az Zumar : 10). Orang-orang yang ditimpa masalah kemudian dia bersabar itu kekasih Allah.
  3. berzikir dengan baik. Jika selama ini terlupa dan dilenakan oleh kehidupan dunia maka ujian yang menerpa kehidupan manusia membuatnya kembali mengingat Allah, kembali menyerahkan nasibnya padaNya, kembali memperbaiki ibadahnya, kembali membasahi bibirnya dengan zikir, mengagungkan asma Allah.
  4. membayangkan datangnya kebaikan. Orang mukmin menghadapi ujian itu secara positif karena dia yakin dengan janji Allah " Maka sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan." (Q.S.Al Insyirah : 5 -6). Kesulitan itu datang beserta kemudahan bersamanya. Tapi kadang mata kita terlalu tertutup dengan kesedihan untuk melihatnya. Mengapa Allah sampai mengulang kalimat yang sama dua kali di ayat 5 dilanjutkan dengan ayat 6? Supaya manusia yakin dan tidak bersedih jika menghadapi ujian dan masalah dalam hidup. Ujian akan mendatangkan kebaikan, yakinlah!
Itulah 4 hal yang menjadi rezeki saat menghadapi masalah, bagi manusia yang yakin. Jangan takut dengan ujian. Karena melalui ujian Allah akan mengangkat derajat kita, menjadi manusia kesayanganNya. Walahu alam

Comments

  1. Terima kasih..setelah membaca artikel diatas, perasaan saya tenang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah.. niat saya berbagi informasi agar semakin banyak orang yang merasa nyaman dengan iman Islam, sehingga ketetentuan Allah bisa diterima sebagai rezeki..
      Trims sudah mau membaca artikel sederhana ini.
      Salam..

      Delete
  2. Saya pon bru diuji dengan eksiden 2 hr berturut2...sedih rasa tp sy mengharapkan ada kebaikan yg akan dtg.aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin..apapun yang terjadi pada kita adalah takdir Allah. Berprasangka baiklah pada Allah, karena itulah yang terbaik bagi kita.
      Wallahu alam..

      Delete
    2. Ijin copas ya mba.. Mksh.. :)

      Delete
  3. Subhanallaah...😇
    Banyak pembelajaran dr tulisan ini.. Terimakasih mbak,, terkadang syaitan selalu menggoda kita utk berkeluh kesah, merasa kita tidak disayangi Allah...
    Astaghfirullaah al adziim

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.. Ini sekedar sumbang saran saja.. alhamdulillah jika banyak yang mendapat pembelajaran...

      Delete
  4. Saya merasa sedih, kesal dan benci pada keluarga saya sendiri, karena selalu saya yg jadi korban disalahkan atas kesalahan mereka. Ujian ini ternyata tidak seberat penderitaan org2 diluar sana, Allah SWT pasti menyiapkan hal yg lebih baik dan terbaik bagi mereka yg sabar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang paling mudah mencari kambing hitam atas setiap kesalahan karena membuat seseorang lepas dari tanggung jawab dan melemparkannya pada orang lain. Yang paling penting adalah bagaimana menyikapi tudingan yang dilontarkan orang pada kita atas kesalahannya. Tanyakan pada diri apakah betul anda penyebabnya? Coba introspeksi diri barangkali anda bukan korban tapi memang melakukannya tanpa anda sadari. Jujurlah pada diri sendiri, kemudian minta maaf dan introspeksi diri. Jika anda bukan penyebab, mengapa tudingan selalu diarahkan pada anda?
      Jangan hanya pasrah, lakukan sesuatu yaitu komunikasi, tanyakan pada keluarga mengapa anda yang harus "selalu" disalahkan? Barangkali mereka punya alasan yang anda gak tahu. Mungkin juga mereka gak menyalahkan anda. Bisa jadi anda terlalu baper. Keluarga itu saling menyayangi dan melindungi mbak, bukan sebaliknya...
      Wallahu alam...

      Delete
  5. Subhanallah
    Sy dah tobat dan sy ega mau kenal kartu kredit apa pinjaman online.slama setahun sy mulai rajin sholat wajib dan sholat sunnah dan Dzikir.Allhamdullilah dah terbiasa.masya Allah..Allah memberikan ketengan hati dan perasaan di buat adem juga santai.walau di tlp sm kolektor/ pengihan.dengan segala ancaman.tapi Allah membuat hati ku tenang..terkadang saya berpikir.kenapa Allah belum membuka an pintu rejeki biar hutang" ku lunas.tapi tetap sabar aja.dan berdoa.suatu saat pasti ada keajaiban yang datang pada diri hamba mu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rezeki terbuka bukan karena sholat dan amal ibadahnya Mas Edi, tapi karena Allah ridha dengan amalan kita itu yang berefek pada mudahnya rezeki masuk. Jangan melihat rezeki hanya dalam bentuk fisik berupa uang dan materi. Ketenangan batin juga adalah rezeki, Mas. Jiwa yang tenang akan lebih mudah berikhtiar mencari rezekiNYA dibanding jiwa yang gelisah. Imbangi kesabaran dengan usaha yang lebih giat, jangan putus doa dan semangat ya....
      Salam...

      Delete
  6. Aku memang sangat sedih banyak nya hutang apakah hutang juga Cobaan karna keterpaksaan 😢😢😢

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terkait dengan hutang penyebabnya adalah ketidakmampuan anda untuk menyeimbangkan kebutuhan dan kemampuan. Kita disarankan untuk hidup sederhana dan banyak bersyukur. Bedakan antara keinginan dan kebutuhan, sehingga tak perlu terjerumus dalam hutang. Hutang itu pilihan sehingga apapun hasilnya adalah konsekuensi dari pilihan yang anda buat. Jangan menyalahkan siapapun termasuk Allah. Sedih gak akan membuat hutang anda terbayar. Perbaiki diri anda, perbanyak amal ibadah serta sempurnakan ikhtiar. Jangan lupa bayar hutang anda segera...
      Salam..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rezeki Gampang Terbuka dan Lancar Dengan Zikir Ini !

Inilah Amalan 40 Hari Menuju Kaya dan Rezeki Melimpah

Kumpulan Doa Mudah, Murah dan Lancar Rezeki